Check out more of our news
Hal-hal Penting yang Perlu Dipahami Sebelum Membeli Rumah
May 2, 2024 | Waktu baca 4 menit

Rumah merupakan salah satu pembelian besar yang memerlukan banyak pertimbangan termasuk persiapan keuangan yang tidak sedikit. Untungnya saat ini sudah ada Kredit Pemilikan Rumah (KPR), KPR adalah produk keuangan yang memungkinkanmu punya rumah secepatnya meski keuangan masih terbatas.
Dengan segala kemudahan yang ditawarkan, kamu perlu mengetahui berbagai seluk beluk sebelum membeli rumah dengan sistem KPR. Supaya tidak salah langkah, yuk langsung simak penjelasannya berikut ini!
Baca juga: Panduan Lengkap KPR
Mengapa Harus KPR?
Di antara sekian banyak metode untuk memiliki rumah, KPR memiliki sejumlah kelebihan. Apa saja keuntungan KPR?
- Dana awal yang harus disediakan lebih sedikit. Kamu hanya perlu memiliki uang muka atau down payment (DP) serta beberapa biaya KPR. Tidak seperti membeli rumah cash yang harus menyiapkan dana tunai dalam jumlah besar sekaligus
- Rumah yang akan dibeli sudah jadi, tidak perlu menunggu. Begitu pengajuan KPR diterima dan akad kredit selesai, serah terima rumah bisa langsung dilakukan dan kamu bisa segera menempati rumah barumu
- Menikmati potensi kenaikan harga. Properti, terutama yang berada di daerah yang strategis, berpotensi mengalami kenaikan harga rumah per tahun yang akan menguntungkanmu jika kamu berniat menjualnya suatu saat
- Mendapat perhatian dari institusi keuangan. Proses awal sampai akhir masa cicilan KPR dilakukan langsung di bawah pengawasan bank. Ini akan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, terutama yang merugikanmu sebagai pemilik/pembeli rumah
- Pengajuan KPR semakin mudah dengan aplikasi KPR online. Bagi sebagian orang, pengajuan KPR itu rumit dan membingungkan. Untungnya sekarang sudah ada IDEAL. Sebagai aplikasi KPR online, IDEAL siap membantumu menemukan rumah terbaik yang ingin kamu beli dengan sistem KPR.
Apakah Boleh Mengajukan KPR Lebih dari Satu Bank?
Pada dasarnya, ketika kamu mengajukan KPR, ada 2 kemungkinan yang akan kamu temukan: pengajuan KPR-mu diterima atau ditolak. Sebagian besar bank membutuhkan waktu antara 18 sampai 40 hari untuk memproses aplikasi hingga memberikan keputusan. Lamanya waktu tunggu ini tergantung pada kondisimu dan properti yang ingin dibeli.
Ketika KPR ditolak oleh satu bank, kamu bisa mengajukan kembali ke bank lain. Hal ini mungkin dilakukan karena setiap bank memiliki kebijakan yang berbeda-beda. Kamu mungkin tidak memenuhi syarat mendapatkan pinjaman KPR di bank A, tapi bisa jadi pengajuanmu di bank B diterima.
Mengajukan KPR dari satu bank yang sudah menolakmu ke bank yang baru tentu akan memakan waktu yang tidak sebentar, karena kamu harus memulai proses dari awal. Jika kamu ragu KPR-mu akan langsung diterima di bank pertama, ada baiknya kamu mengajukan KPR langsung ke lebih dari 1 bank. Memangnya bisa? Tentu saja bisa! Sistem pengajuan KPR ke lebih dari 1 bank akan menguntungkanmu lewat beberapa cara:
- Jika salah satu aplikasi KPR-mu ditolak, kamu masih punya peluang untuk diterima di bank lain yang kamu pilih
- Kalau semua aplikasi KPR yang kamu ajukan diterima, kamu bisa memilih bank yang memberikan keuntungan terbanyak dan penawaran yang terbaik.
Di IDEAL, proses pengajuan KPR ke lebih dari 1 bank bisa dengan mudah kamu lakukan. Kamu bahkan bisa mengajukan KPR ke 3 bank sekaligus dari 18 bank yang bermitra dengan IDEAL. Bank-bank tersebut antara lain adalah OCBC, BCA Syariah, Bank Mandiri, BNI, BRI, BSI, Bank INA, CIMB Niaga, Permata Bank, Panin Bank, Bank Danamon, BTN, Maybank, Bank KB Bukopin, UOB, Bank Woori Saudara, Hijra Bank, dan Dana Syariah.
Cek Hal-hal Penting Ini Saat Survei Rumah Sebelum Booking
Bagian terpenting dari semua proses KPR tentu saja adalah pemilihan rumah itu sendiri. Ada berbagai komponen penting yang wajib kamu perhatikan saat survei rumah sebelum proses pengajuan KPR dilanjutkan ke tahap berikutnya. Beberapa hal penting yang tidak boleh luput dari perhatianmu adalah:
Lokasi Perumahan
- Apakah saat hujan rumah sering banjir?
- Bagaimana aksesibilitas moda transportasi publik dari area rumahmu ke kawasan sekitar?
- Apakah jarak antara rumah dengan tempat aktivitas harianmu (seperti tempat kerja) bisa kamu toleransi?
- Bagaimana prospek kawasan tersebut ke depannya?
Fasilitas Umum Perumahan
- Apakah jarak antara perumahanmu dengan transportasi umum cukup dekat?
- Apakah jarak perumahan dengan fasilitas umum –seperti rumah sakit, pusat perbelanjaan, pasar dan sekolah cukup dekat?
- Bagaimana akses dan kondisi jalan menuju ke perumahan tersebut?
Kelayakan Hunian
- Apakah tersedia sumber air yang mencukupi di perumahan tersebut? Bagaimana dengan kelistrikan dan kualitas udara di kawasan tersebut?
- Apakah pencahayaan dan sirkulasi udara di tempat itu baik?
- Bagaimana spesifikasi bangunannnya? Apakah sesuai dengan kebutuhanmu? Apakah sebanding dengan harganya?
Legalitas
- Bagaimana legalitas perumahan dan developer-nya?
- Apa status rumah berdasarkan sertifikatnya?
Cari Tahu Karakteristik Developer yang Kredibel Berikut Ini!
Developer memegang peran penting dalam proses mendapatkan rumah KPR yang kamu inginkan. Pastikan developer yang kamu pilih memiliki karakteristik sebagai berikut untuk membuktikan kredibilitasnya:
- Memiliki IMB (Izin Mendirikan Bangunan)
- Telah bekerja sama dengan banyak bank (tidak hanya 1 atau 2 bank saja)
- Menawarkan harga properti yang masuk akal dan sesuai pasaran (tidak terlalu mahal dan tidak terlalu murah)
- Memiliki reputasi yang bisa dipercaya
- Memiliki proyek lain yang tersebar di daerah-daerah lain.
Kesalahan-kesalahan yang Harus Dihindari Sebelum Membeli Rumah
Sekali lagi, membeli rumah dengan sistem KPR membutuhkan ketelitian. Hindari kesalahan-kesalahan berikut ini!
Hanya Fokus pada Harga dan Lokasi
Selain kedua hal di atas, perhatikan juga legalitas (baik perumahan maupun legalitas developer-nya), kredibilitas developer-nya, material yang digunakan untuk membuat rumah hingga skema pembayaran yang ditawarkan.
Abai pada Kondisi Lingkungan Sekitar Rumah
Pastikan di kawasan tersebut tidak rawan banjir, kontur tanahnya baik dan tidak rawan longsor. Pastikan juga keamanan di lingkungan tersebut baik, begitu juga dengan drainase pembuangan airnya.
Tidak Memperhitungkan Biaya Tambahan
Membeli rumah dengan KPR tidak hanya membutuhkan biaya DP dan cicilan saja. Kamu juga perlu mempertimbangkan biaya lain. Biaya-biaya tersebut antara lain adalah biaya akad, biaya AJB, biaya PPN, biaya BPHTB dan biaya provisi.
Itu dia berbagai hal penting yang perlu kamu pikirkan dan pertimbangkan sebelum membeli rumah. Siap untuk memulai pencarian rumah idaman lewat sistem KPR? Yuk, awali dengan mengunduh aplikasi IDEAL. Bersama IDEAL, proses pengajuan KPR ke lebih dari 1 bank bisa dilakukan dengan lebih mudah dan praktis. Kamu juga bisa melacak secara real-time status pengajuanmu agar tidak sampai kelewatan update-nya!