Check out more of our news
Mau Renovasi Rumah Subsidi? Ini Panduannya!
January 26, 2024 | Waktu baca 3 menit

Rumah subsidi melalui program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi telah menjadi solusi penting dalam menjawab kebutuhan perumahan bagi masyarakat dengan ekonomi terbatas.
Ditambah lagi, rumah subsidi yang dihadirkan pemerintah telah memenuhi standar rumah yang layak huni lengkap dengan fasilitas utamanya, seperti ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi, dan dapur.
Namun, tidak jarang muncul pertanyaan mengenai apakah rumah subsidi ini dapat direnovasi, berapa lama jangka waktu renovasi yang diperbolehkan, serta bagaimana regulasi dan persyaratan yang berlaku?
Barangkali, Kawan IDEAL pun pernah terpikirkan akan pertanyaan tersebut, apalagi renovasi rumah tidak selamanya bertumpu pada aspek estetika, melainkan juga bisa didasarkan pada pertimbangan fungsional, perbaikan, dan pemeliharaan.
Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar renovasi rumah subsidi, artikel ini akan membahas secara komplit tentang renovasi rumah subsidi, mulai dari kemungkinan renovasi hingga panduan langkah demi langkah dan peraturan yang perlu diikuti.
Yuk, simak pembahasannya, Kawan IDEAL!
Apakah Rumah KPR Subsidi Bisa Direnovasi?
Pertanyaan umum yang sering muncul adalah apakah rumah KPR subsidi bisa direnovasi.
Jawabannya adalah iya, rumah subsidi bisa direnovasi.
Meski begitu, ada batasan-batasan tertentu yang perlu dipatuhi dalam proses renovasi ya, Kawan IDEAL.
Berapa Tahun Rumah Subsidi Bisa Direnovasi?
Jika Kawan IDEAL ingin melakukan renovasi rumah subsidi, pastikan dahulu bahwa cicilan KPR-nya sudah berjalan minimal 5 tahun.
Selain itu, riwayat cicilan KPR subsidi pun harus lancar. Tidak boleh ada cicilan yang menunggak.
Bagaimana jika cicilannya belum sampai 5 tahun? Tenang. Kawan IDEAL bisa tabung dahulu dananya ya.
Jangan memaksakan diri untuk melakukan renovasi sebelum 5 tahun karena bisa diberi sanksi yang berlaku.
Tapi, Kawan IDEAL tetap bisa melakukan renovasi kecil-kecilan, lho.
Apakah Rumah Subsidi Bisa Diubah?
Beberapa perubahan pada rumah subsidi bisa dilakukan, tetapi penting untuk memahami bahwa perubahan-perubahan ini harus sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Perubahan yang bersifat struktural atau mengubah tata letak bangunan mungkin memerlukan izin khusus dari pihak berwenang.
Namun, perubahan kecil atau sedang, seperti menambah pagar, memasang kanopi, hingga menambahkan tingkatan lantai masih diperbolehkan.
Pastinya, renovasi rumah subsidi yang tidak diperbolehkan adalah melakukan perubahan guna kepentingan komersial, seperti menambah kamar agar bisa dijadikan indekos.
Regulasi Pemerintah tentang Renovasi Rumah Subsidi
Pemerintah biasanya memiliki regulasi yang mengatur renovasi rumah subsidi.
Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa renovasi tidak merusak struktur bangunan dan tetap mempertahankan tujuan program perumahan subsidi.
Peraturan ini meliputi jenis renovasi yang diperbolehkan, persyaratan izin, dan prosedur yang harus diikuti.
Untuk memastikan regulasi ini, Kawan IDEAL bisa memastikannya dengan pihak pemerintah dan developer terkait karena tiap daerah memiliki kebijakan yang berbeda-beda.
Syarat Renovasi Rumah Subsidi
Sebelum memulai renovasi rumah subsidi, ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi.
Beberapa syarat umum yang mungkin berlaku, antara lain:
- Jika renovasi melibatkan perubahan struktural, pastikan untuk mendapatkan izin dan persetujuan dari pihak berwenang terlebih dahulu.
- Renovasi tidak boleh merusak kualitas bangunan atau menghilangkan ciri khas rumah subsidi.
- Pertimbangkan sisa jangka waktu KPR agar renovasi tidak berdampak negatif pada pembayaran cicilan.
- Cicilan sudah berjalan minimal selama 5 tahun dan memiliki riwayat kredit yang lancar.
- Rumah subsidi tidak boleh memiliki luas lebih dari 200 m2.
Cara Renovasi Rumah Subsidi
Berikut adalah langkah-langkah umum yang bisa Kawan IDEAL ikuti saat merencanakan renovasi rumah subsidi:
- Lakukan penelitian mendalam mengenai regulasi dan persyaratan renovasi rumah subsidi di daerah terkait.
- Konsultasikan rencana renovasi kepada pihak berwenang (pemerintah), ahli konstruksi, dan bank yang menyetujui KPR subsidinya.
- Buat rencana anggaran yang matang untuk memastikan renovasi berjalan sesuai rencana.
- Pilih kontraktor yang memiliki pengalaman dalam merenovasi rumah subsidi dan memahami regulasi yang berlaku.
- Pastikan memiliki semua dokumen yang diperlukan untuk izin dan persetujuan renovasi.
- Lakukan renovasi sesuai rencana dan pengawasan secara cermat.
- Setelah renovasi selesai, periksa kembali apakah semuanya telah sesuai dengan regulasi dan rencana.
Dalam menghadapi proses renovasi rumah subsidi, penting untuk tetap berpegang pada regulasi yang berlaku agar tidak ada masalah pada kemudian hari.
Memahami proses, persyaratan, dan langkah-langkah yang diperlukan akan membantu Kawan IDEAL merencanakan serta melaksanakan renovasi dengan lancar dan efisien.